Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Janin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kesehatan Janin. Tampilkan semua postingan

Selasa, 30 Juli 2013

Beberapa Tips Berpuasa Saat Hamil Berlangsung

Beberapa Tips Berpuasa Saat Hamil Berlangsung. Selama ibu hamil telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan. Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangat berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus agar puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah nan barokah dan juga tetap menjadikan kandungan yang sedang dijalani senantiasa sehat. Berikut beberapa tips yang dapat dilakukan oleh ibu hamil selama berpuasa:


Saat Sahur
  •  Ketika sahur, pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  • Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral seng (zinc) untuk menjaga vitalitas tubuh.
  • Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  • Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu setiap sahur bisa mengurangi ancaman anemia bagi ibu hamil.
Saat Berpuasa
  • Jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.
  • Cukup istirahat. Bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
  • Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan
  • buang jauh kebiasaan/dorongan untuk marah.
Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami:

a. Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.

b. Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit

c. Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil

d. Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.

e. Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa
Saat Berbuka

  • awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  • Kemuadian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau  kurma.
  • Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  • Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

Senin, 22 Juli 2013

Cara Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Bagi Ibu Hamil

Cara Menjaga Kebugaran Tubuh saat Puasa Bagi Ibu Hamil - Anda sangat memperhatikan kesehatan janin anda, ketika memasuki bulan ramadhan diantaranya bertanya-tanya bolehkah wanita hamil berpuasa? Sebenarnya pada ibu hamil di bulan ramadhan telah diberikan dispensasi untuk tidak melakukan puasa. Hal ini menyangkut asupan nutrisi kepada janin. Meskipun kebanyakan ibu hamil kuat menjalankan ibadah puasa akan tetapi asupan nutrisi janin tidak boleh diabaikan. Pada penelitian yang dilakukan bahwa ibu hamil yang berpuasa dan ibu hamil yang tidak berpuasa dengan asupan nutrisi yang sama tidak mengalami perbedaan, baik dari kesehatan dan kecerdasan bayi setelah lahir. Memasuki trimester kedua dan ketiga kemungkinan memiliki tingkat kekuatan yang lebih tinggi untuk melakukan puasa ketimbang ibu hamil pada trimester pertama dengan gejala-gejala kehamilan yang mengganggu.

Cara Menjaga Kebugaran Tubuh Saat Puasa Bagi Ibu Hamil

Selain menahan mengkonsumsi makanan sesuai dengan waktu yang ditetapkan, puasa ketika ibu hamil berarti menjaga asupan nutrisi ketika sahur dan berbuka. Sebelum anda memutuskan untuk berpuasa sebaiknya konsultasikan dengan dokter kandungan anda sehingga dapat memberikan saran sesuai dengan kesehatan janin, jika kesehatan janin dinyatakan mendukung ibadah puasa maka anda dapat melakukan puasa dan tidak menganggu perkembangan janin. Dokter biasanya memberikan penilaian melalui berat badan, jika berat anda selama awal kehamilan tidak mencapai 3,5 - 4 kg atau diakhir masa kehamilan kenaikan masih dibawah 12,5-14 kg maka disarankan untuk tidak berpuasa karena dikhawatirkan akan mengganggu perkembangan janin. Sebagai ibu hamil yang aktif penting sekiranya untuk menjaga kebugaran agar dalam melakukan kegiatan sehari-hari sehingga terhindar dari rasa lelah yang berlebih. Dalam melakukan puasa selama masa kehamilan sudah pasti anda harus menyediakan energi ekstra untuk memiliki cukup semangat.
Berikut tips untuk anda sebagai ibu hamil dalam menjaga kebugaran selama menjalankan ibadah puasa :

1.  Pilih menu sahur yang memiliki nutrisi yang mencukupi kebutuhan janin dan menjaga kesehatan anda selama puasa, komposisi yang dianjurkan adalah karbohidrat kompleks, protein baik secara nabati dan hewani, dan lemak. Konsumsi sayur dan buah jangan ditinggalkan sehingga pencernaan anda tetap lancar dan terhindar dari wasir pada ibu hamil.

2.  Makan dengan porsi sedikit dan sering. Tidak saja pada ibu hamil, orang yang berpuasa biasanya mengalami nafsu makan yang menurun, sehingga makan sedikit mudah kenyang. Ingat bahwa ada kesehatan janin yang harus senantiasa terjaga sehingga anda dapat mengaturnya dengan porsi yang kecil dan sering sesuai dengan gizi yang dibutuhkan.

3.  Perbanyak minum air putih. Kekurangan minum sepanjang hari akan membuat anda dehidrasi, anda dapat membagi asupan air minum ketika sedang berbuka dan sahur. Kebutuhan air minum 8 gelas setiap hari, 4 gelas pada sahur dan 4 gelas setelah berbuka. Tidak perlu sekaligus 4 gelas, anda dapat membaginya dalam beberapa kesempatan.

4.  Istirahat yang cukup. Mengatur waktu istirahat sangat penting untuk kesehatan janin dan anda selama puasa, siasati dengann membuat makanan sahur padat gizi dan mudah untuk dilakukan tidak memerlukan waktu yang dan memiliki nutrisi yang tinggi.

5.  Konsumsi vitamin jika diperlukan. Tidak sembarang vitamin dapat dikonsumsi untuk ibu hamil, selain bahan yang terkandung harus dikonsultasikan dengan dokter, kebutuhan porsi dalam vitamin tersebut harus mendapat petunjuk dokter sehingga keperluan vitamin dapat bermanfaat maksimal untuk kesehatan anda dan janin.

6.  Minum susu khusus ibu hamil, jika biasanya anda minum susu ketika pagi hari dan malam, sekarang anda menggantinya ketika sahur dan berbuka puasa. Susu khusus ibu hamil sangat baik dalam membantu perkembangan janin anda.

7.  Olahraga yoga menjelang berbuka puasa bisa anda lakukan dengan intensitas yang dikurangi dari biasa.
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. Tips Hamil - All Rights Reserved Template IdTester by Blog Bamz